
Tangerang Selatan (12/4). Generus LDII Tangerang Selatan, Gadis Alila Kuncoro diundang menjadi narasumber talkshow pada acara Generus Festival (Genfest) pada Munas X LDII, Rabu (8/4). Finalis Miss Hijab tahun 2025 itu berbagi tips dan strategi untuk meraih kesuksesan di masa muda kepada ratusan peserta.
Talkshow yang dimoderatori oleh Sekretaris Lines DPP LDII, Nabilah Kartika Lutfa itu mengundang Generus LDII yang juga tokoh muda inspiratif. Bertemakan “Strategi Sukses Pendidikan di Era Kompetitif”, acara tersebut mengupas tuntas bagaimana Generus LDII dapat menyeimbangkan prestasi akademik dan nonakademik tanpa mengurangi waktu untuk beribadah.
Saat ini Gadis menempuh pendidikan di Universitas Indonesia prodi Teknik Industri. Minat dan kegigihannya di bidang STEM menjadikannya sebagai salah satu penerima beasiswa unggulan dari Kemenristek. Ia juga aktif menjabat sebagai koordinator asisten laboratorium SQEI UI.
Menurut Gadis, mengenali potensi diri menjadi langkah awal sebelum menentukan fokus untuk dapat sukses dengan memanfaatkan peluang yang ada. “Kita harus tau minat dan bakat kita dimana, kalau saya fokus terlebih dahulu pada apa yang membuat saya tertarik dan berpikir kembali apakah betul hal ini yang ingin saya perjuangkan,” ucap founder komunitas pencari beasiswa itu.
Gadis menekankan pentingnya memiliki mentor setelah mengetahui minat dan bakat untuk mendapat bimbingan menuju jalan sukses. Selain itu, Gadis mengajak generasi penerus untuk berani bertanya dan haus akan ilmu.
“Kita harus menjadi pribadi yang suka bertanya dan belajar dari orang yang sudah memiliki ilmunya lebih dulu, bisa jadi kita dapat relasi dan peluang, paling sedikit pasti kita dapat ilmu baru,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan konsisten dan disiplin adalah kunci untuk dapat berhasil, namun tentunya ada masa rasa jenuh datang. Menurutnya, penting untuk mengambil jeda dan memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik untuk mengatasi burnout.
Berbagai prestasi dan pencapaian yang didapatnya tidak lepas dari keyakinan dan prasangka baiknya kepada Allah SWT. Berawal dari mimpi, dieksekusi dengan aksi dan diimbangi dengan doa adalah tips sukses ala Gadis.
Selain itu, ia juga mengajak generasi penerus untuk dapat menerapkan 29 karakter luhur untuk dapat bersaing di era sekarang. Ia meyakini karakter yang baik menjadi pondasi individu unggul.
Meskipun ada pepatah “usaha tidak akan mengkhianati hasil”, Gadis menganjurkan generasi muda untuk menyisakan ruang apabila kegagalan menyapa. Menurutnya kegagalan bukan sesuatu yang harus disesali, bahkan perlu disyukuri. “Dari gagal kita bisa belajar dan makin dekat dengan keberhasilan,” ungkapnya. (Thifla/LINTAS)