
Tangerang Selatan (3/8). Pemuda LDII asal Tangerang Selatan, Naufal Fakih Usman berhasil menyabet juara pada ajang Pekan Seni dan Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) wilayah DKI Jakarta tahun 2026. Pencapaian tersebut sekaligus membuatnya melaju ke tingkat nasional di ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) XVIII tahun 2026 pada bulan September yang akan datang.
Sebanyak 345 mahasiswa dari 24 perguruan tinggi se-Indonesia mengikuti PEKSIMIDA DKI tahun 2026, sedangkan untuk cabang fotografi dan komik strip diselenggarakan di Universitas Mercu Buana. PEKSIMIDA tahun ini membuat Fakih sebagai salah satu peserta merasa tertantang dan perlu mengatur strategi untuk menghasilkan karya terbaik dikarenakan tema lomba yang fleksibel.

“Mau gak mau saya harus mengerucutkan tema agar bisa mendapatkan jepretan foto yang sesuai dengan konsep. Biasanya saya brainstorming terkait tema yang lebih spesifik dibarengi dengan jenis refrensi foto yang akan saya ambil, misalnya human interest, street fotografi, potrait dan sebagainya,” Jelas Fakih.
Kecintaannya pada dunia fotografi membuat pemuda yang biasa dipanggil Fakih itu tekun berlatih dan mengasah kemampuan memotretnya hingga membuahkan hasil. Ia terus mendalami teknik-teknik komposisi angle kamera dan mencari refrensi foto yang tentunya sesuai dengan kaidah jurnalistik.
Fakih juga terus belajar dari ahli fotografi yang menjadi panutannya, ia mencari inspirasi dengan mengamati karya fotografer profesional yang lebih dulu menjadi juara di berbagai ajang nasional. Menurutnya, kemampuan untuk menganalisa dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar cukup krusial di dunia seni, sehingga karya yang dihasilkan tidak hanya estetik namun juga bermakna.
Perjalanan Fakih tidak hanya berhenti di tingkat daerah, ia akan mewakili daerah DKI Jakarta sebagai Kontingen yang akan berjuang di tingkat Nasional bulan September nanti. PEKSIMINAS XVIII tahun 2026 akan digelar di Universitas Jember, Jawa Timur pada tanggal 8-12 September 2026.
“Persiapan saya untuk menuju nasional ya, tentunya terus berlatih mencari inspirasi dan melakukan brainstorming. Karna nanti lokasinya di daerah jember tentu saja saya harus riset keadaan di wilayah, untuk menentukan foto yang akan saya ambil,” ungkapnya.
Fakih tetap optimis dan mempersiapkan diri untuk memberikan karya yang orisinil dan memukau. Ia juga mengungkapkan bahwa pencapaiannya tidak lepas dari usaha dan doa, khususnya doa orangtua. “Jadi paketkan usaha dan doa untuk menggapai sesuatu yang kita ingin raih,” Pesannya kepada generasi penerus LDII. (Thifla/Lintas).