Cirebon (5/3). Sebanyak 76 guru dan tenaga pendidik dari berbagai PAC di wilayah Cirebon mengikuti “Workshop Creative Teacher”, pada Sabtu (22/2) di Masjid Luhur Alkautsar. Kegiatan ini diselenggarakan oleh DPD LDII Kota Cirebon melalui program Pokja Penggerak Pembina Generus (PPG) Cirebon dengan tujuan meningkatkan kompetensi para pengajar generus di tingkat PAC.
Tim Bidang Kurikulum dan Bidang Tenaga Pendidik PPG Cirebon, yang terdiri dari Budi Rahmat, Egin Nurmalinda, Yamtini, dan Yuli Hidayati, menyampaikan materi terkait administrasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) serta metode fun teaching. Kegiatan semakin menarik ketika peserta mempraktikkan metode BCM untuk mengajar anak-anak usia PAUD dan SD.
Penanggung Jawab Bidang Kurikulum dan Tendik PPG Cirebon, Bangun Hadi, menegaskan bahwa para peserta mendapatkan wawasan baru dalam administrasi KBM dan metode mengajar yang lebih menyenangkan. “Harapannya, para pengajar dapat memiliki referensi cara mengajar yang menarik dan tidak membosankan, sehingga generus lebih aktif dan bersemangat dalam mengikuti pengajian,” ujarnya.
Ketua PPG Cirebon, Nanang Sudarmadji, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menyukseskan program 29 Karakter Luhur Generus. “Workshop ini bertujuan meningkatkan kualitas tenaga pengajar generus agar lebih kreatif dan inovatif dalam mengajar. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program awal tahun PPG, dengan harapan agar 29 Karakter Luhur Generus dapat tersampaikan dengan baik di masing-masing PAC,” jelasnya.
Dewan Penasihat DPD LDII Kota Cirebon, Sabela Rosyad, menyambut positif pelaksanaan workshop ini. “Saya sangat bersyukur DPD LDII Cirebon, melalui Pokja PPG Cirebon, dapat mengadakan kegiatan positif seperti ini agar generus kita unggul dalam keilmuan agama, akademik, dan pendidikan akhlak,” ungkapnya.
Selain penyampaian materi, workshop ini juga diisi dengan diskusi interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berlangsung sepanjang acara. Acara ditutup dengan pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi bagi peserta yang aktif berpartisipasi.
Oleh: Aldo Wildani (contributor) / FF (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng