Banten

LDII Tangerang Selatan Mengikuti Pelatihan Jurnalistik SUMBAGSEL Dan Banten

Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso sedang memberikan sambutan di Pelatihan Jurnalistik
yang dihelat di DPW LDII Lampung pada tanggal 26-27 Agustus 2023. Foto : LINES

Bandar Lampung (27/8), DPW LDII Lampung menghelat Pelatihan jurnalistik, pada Sabtu-Minggu, 26-27 Agustus 2023, di aula kantor DPW LDII Lampung, Bandar Lampung. Acara ini diikuti 142 peserta dari perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Sumbagsel dan Banten.

Salah satu program KIM DPP LDII dalam mengasah minat dan kemampuan pemuda LDII di bidang jurnalistik adalah menghelat Pelatihan jurnalistik ini. Pelatihan ini adalah kali keduanya yang dilaksanakan secara nasional. Sebelumnya pelatihan ini dilaksanakan se-Jawa pada 26-27 Agustus 2022.

“Anak-anak muda yang punya minat, kemampuan dan waktu namun belum terasah. Maka tugas KIM dan LINES DPP LDII adalah untuk memberikan pelatihan agar lebih merata,” ungkap Ketua Departemen KIM DPP LDII, Rully Kuswahyudi.

Era digital dimanfaatkan LDII untuk berkontribusi dengan dunia luar. Dan pelatihan ini adalah bentuk strategi LDII dalam menggerakkan pemuda LDII dengan tujuan untuk bisa mengkomunikasikan kebaikan LDII di luar, selain itu adalah membentuk kemandirian pemuda LDII dengan mempunyai keahlian jurnalistik ini.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso. Ia menilai bahwa memanfaatkan era digital ini adalah salah satu bentuk kontribusi dalam memperluas citra LDII. “Semakin pentingnya dunia digital untuk diakses oleh LDII, maka kita harus mewarnai dan memanfaatkan itu,”ujarnya.

Salah satu peserta Pelatihan Jurnalistik Miftakhtul, perwakilan DPW Banten mengungkapkan bahwa peserta memperhatikan dengan seksama dalam serangkaian acara tersebut. “Kesan saya, acara ini luar biasa, sangat bermanfaat dan sangat berobot serta membuat diri saya termotivasi untuk berkontribusi lebih jauh di DPW atau DPD masing-masing. Menurut saya banyak ilmu yang dapat diserap dari materi yang disampaikan oleh pemateri,” pungkas Amin. (ARIFIN/LINTAS)

Banten

Warga LDII Banten Memperingati Hari Raya Kurban dengan Semangat…

Banten, 29 Juni 2023 – Warga LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) Banten merayakan Idul Adha atau Hari Raya Kurban secara serentak pada Kamis kemarin di 8 Kota/Kabupaten se-Banten. Data yang dihimpun oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Banten mencatat adanya peningkatan jumlah hewan qurban dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat sebanyak 1.965 hewan qurban, dengan rincian 975 ekor sapi, 986 ekor kambing, dan 4 ekor kerbau.

“Jumlah ini meningkat dibanding tahun 2022, dan data ini masih bisa bertambah,” ujar Ketua DPW LDII Banten, H. Dimo Tono Sumito. Peningkatan ini memberikan kegembiraan bagi warga LDII, karena menunjukkan semangat mereka dalam melaksanakan ibadah kurban yang tinggi. Lantas, bagaimana warga LDII dapat meningkatkan nilai kurban tersebut?

Menurut H. Dimo, pertama-tama, warga LDII sangat termotivasi oleh nilai ibadah dari kurban. Setiap pengajian, para ulama dan juru dakwah selalu mengingatkan sejarah kurban, pahala yang terkandung di dalamnya, serta manfaatnya bagi umat.

Pelaksanaan pencincangan daging kurban

Dalam konteks sejarah, kurban melambangkan keikhalasan, ketaatan, dan tawakal yang tinggi, seperti yang ditunjukkan oleh Nabi Ibrahim AS saat diperintahkan untuk menyembelih putranya, Ismail. Selain itu, dari segi pahala, setiap bulu yang terdapat pada hewan kurban, baik bulu halus maupun kasar, dihitung sebagai satu pahala.

“Motivasi dari para ulama itulah yang membuat warga LDII berlomba-lomba dalam kebaikan,” tambah H. Dimo. Frekuensi pengajian yang tinggi di lingkungan LDII di tingkat Pimpinan Daerah (DPD), Pimpinan Cabang (PC), dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk menabung.

Dalam hal ini, H. Dimo menjelaskan bahwa penyembelihan hewan kurban tidak hanya melibatkan aspek ibadah dan keutamaan spiritual, tetapi juga memberikan dampak positif dalam menghidupkan ekonomi peternak sapi dan kambing.

Melalui praktik kurban, permintaan terhadap hewan ternak meningkat pesat, memberikan peluang bagi peternak untuk meningkatkan produksi dan penjualan hewan kurban. Hal ini berdampak signifikan pada sektor ekonomi, menggerakkan roda perekonomian lokal, serta membantu menciptakan lapangan kerja di sektor peternakan.

“Dengan demikian, praktik penyembelihan hewan kurban tidak hanya memiliki nilai keagamaan, tetapi juga mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” jelas H. Dimo.

Pengamanan pemotongan hewan kurban di salah satu PAC di Tangerang Selatan

Sementara itu, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Banten, KH Rasna Dahlan, menjelaskan bahwa Idul Adha, yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah, juga dikenal sebagai “Hari Raya Haji”. Pada hari ini, umat Muslim yang sedang menunaikan ibadah haji melaksanakan wukuf di Arafah.

Menurut KH Rasna Dahlan, di samping disebut sebagai Hari Raya Haji, Idul Adha juga disebut “Idul Qurban”, karena pada hari ini Allah memberikan kesempatan kepada umat untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya. Bagi umat Muslim yang belum mampu melaksanakan perjalanan haji, berkurban adalah kesempatan untuk menunjukkan ketakwaan dan kecintaan kepada Allah SWT dengan menyembelih hewan qurban.

Ia juga memberikan apresiasi kepada warga LDII atas semangat mereka dalam melaksanakan pemotongan hewan qurban yang meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini menunjukkan semangat warga LDII dalam berqurban yang semakin bertambah.

Dengan semangat yang tinggi dalam melaksanakan ibadah kurban, warga LDII di Banten telah menciptakan suasana yang penuh kegembiraan dan keberkahan dalam merayakan Idul Adha. Diharapkan semangat yang sama dapat terus diterapkan dalam kegiatan keagamaan dan pengabdian kepada masyarakat di masa yang akan datang. /*

Banten

Semangat Orientasi Kepramukaan: Membentuk Generasi Mandiri dan Berakhlak Mulia…

Serang, 18 Juni 2023 – Orientasi Kepramukaan Pembina Pramuka di Sakoda SPN Provinsi Banten digelar dengan semangat. Acara ini dihadiri oleh 300 peserta secara tatap muka dan online. Dalam tema “Mengoptimalkan Peran Pembina Pramuka SAKO SPN untuk Mewujudkan Peserta Didik yang Mandiri dan Berakhlakul-karimah,” pembina pramuka dari 8 Kabupaten/Kota di Provinsi Banten turut berpartisipasi.

Ketua Sakoda SPN Banten, Zaid Abdur Rahman, menekankan pentingnya meningkatkan kemampuan pembina melalui orientasi dan pelatihan kepramukaan. Hal ini akan membantu dalam membentuk generasi mandiri dan berakhlak mulia. Ketua DPW LDII Provinsi Banten, H. Dimo Tono Sumito, juga menyoroti pentingnya Sako SPN dalam mendukung gerakan pramuka di semua tingkatan kwartir.

Pembina pramuka memiliki peran kunci dalam membentuk generasi tangguh yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa. Pendidikan kepramukaan menjadi cara efektif untuk mempersiapkan generasi mendatang yang siap menjaga dan membangun Indonesia sesuai semangat Pancasila dan pelestarian lingkungan hidup.

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bidang Pengabdian Masyarakat dan Penanggulangan Bencana, H. Furkon A.P., M.Si., mengapresiasi terselenggaranya acara orientasi kepramukaan ini. Ia menegaskan bahwa anak-anak peserta didik pramuka saat ini akan menjadi tulang punggung negara pada tahun 2045. Dengan dididik melalui pendidikan kepramukaan yang baik, mereka akan menjadi generasi yang tangguh dan mampu mengemban peran penting dalam kehidupan bernegara.Semangat Orientasi Kepramukaan: Membentuk Generasi Mandiri dan Berakhlak Mulia di Sakoda SPN Provinsi Banten

Acara orientasi kepramukaan di Sakoda SPN Provinsi Banten mencerminkan semangat dan apresiasi bagi pembina pramuka. Pembina yang berkualitas akan menghasilkan generasi yang unggul. Dengan semangat ini, diharapkan para pembina pramuka memperoleh pengetahuan dan wawasan yang luas untuk membentuk generasi muda mandiri, berakhlak mulia, dan siap menghadapi masa depan.

Ketua DPD LDII Kota Tangerang Selatan yang juga Mabi Sako SPN Kota Tangerang Selatan, Edy Iriyanto, mengapresiasi kegiatan tersebeut. Edy menjelaskan, bahwa gerakan pramuka bertujuan untuk membentuk setiap pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa. /*

Banten

Muswil LDII Banten, Ketum DPP LDII Ajak Semua Tokoh…

Banten (22/3). Memasuki abad 21, tantangan berbangsa dan bernegara kian besar. Bahkan, dalam konstelasi politik saat Pemilu, bangsa Indonesia yang dikenal rukun dan bersatu bisa terpecah. Hal itu menjadi perhatian Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, saat menghadiri Musyawarah Wilayah V LDII Banten. Ia mengingatkan mengenai persatuan dan kesatuan bangsa di tahun politik jelang 2024.
“Dalam menyelesaikan masalah, kita tidak bisa sendiri dan harus bersinergi. Dengan dasar itulah, paradigma bangsa ini diubah menjadi bukan bertanding bukan juga bersaing. Kami di LDII memulai dengan terus membangun sinergi dengan bersanding dengan semua tokoh masyarakat. Jika kita berikhtiar, maka insya Allah hasilnya akan bagus,” ujarnya.
KH Chriswanto berpendapat, dengan bersanding dan merangkul adalah solusi agar Indonesia bisa bertahan, melewati perubahan lingkungan strategis yang sangat cepat. Bahkan, menurutnya, walaupun di tingkat provinsi seperti Banten, warga LDII harus memahami lingkungan strategis dunia. Ia menyebut konflik di Eropa Timur, mendorong inflasi di berbagai negara terutama harga minyak bumi meroket, “Imbasnya pada ekonomi, lalu berdampak pada kehidupan sosial,” ungkap KH Chriswanto.
Ia meminta agar masyarakat tak hanya menyalahkan problematika bangsa kepada masyarakat. Namun, masyarakat juga bergerak secara swadaya, saling membantu agar bisa melewati masa sulit, “Saat lampu mati, jangan hanya mengeluh kepada PLN, tapi nyalakanlah lilin. Jika hanya mengeluh saja, tidak ada cahaya,” ujarnya bermetafora.

Ia meminta masyarakat terutama warga LDII, terus berkonsolidasi, “Jangan bertengkar, lakukan musyawarah untuk mufakat. LDII Banten bisa mengadopsi salah satu dari delapan program kerja LDII, yang realistis untuk dilaksanakan. Tentu ditambah program program lokal yang menyentuh masyarakat,” tutur KH Chriswanto.

Menanggapi Ketua Umum DPP LDII itu, Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengapresiasi kiprah LDII Banten, dalam menjaga ketertiban, kebersihan, dan mewujudkan suasana kondusif di tengah masyarakat, “Maka jangan saling menjatuhkan dan menghina. Teruslah berbuat yang baik untuk negara karena bangsa ini butuh bersatu dengan keragaman suku, bangsa, agama, dan adat istiadatnya,” ujarnya.
Ia sependapat dengan KH Chriswanto, jika ormas-ormas Islam bergandengan tangan, bersanding bukan bersaing, merangkul bukan memukul, “Saya yakin Indonesia ke depan akan lebih disegani, sejahtera, dan umatnya lebih nyaman beribadah,” ujarnya.

Yandri Susanto anggota DPR RI dari Daerah Pilihan (Dapil) II Kabupaten Serang dan Kabupaten Cilegon, mengaku sudah lama melihat kiprah LDII. Bahkan jauh sebelum Muswil V dilaksanakan, ia sudah banyak terlibat dalam kegiatan LDII Banten.
Ia melihat kesungguhan ormas Islam, seperti NU, Muhammadiyah, dan LDII dalam merawat keberagaman bangsa. Untuk membantu LDII dan ormas-ormas Islam lainnya, ia membantu pembangunan gedung DPW LDII Banten, “Saya berharap gedung tersebut nantinya menjadi pusat kegiatan umat Islam di Banten, dalam mengangkat ketertinggalan dan kebodohan,” imbuhnya.

Muswil V LDII Banten memutuskan memilih H. Dimo Tono Sumito sebagai Ketua DPW menggantikan Edwin Sumiroza yang telah menjabat dua periode. Ia didampingi Kabid Bagaskara sebagai sekretaris. Dimo bertekad melanjutkan program DPW LDII Provinsi Banten yang sudah dirumuskan rapat kerja sebelumnya, yakni menindaklanjuti delapan program kerja LDII, meliputi wawasan kebangsaan, prinsip dakwah dan akhlak bangsa, pendidikan karakter, pangan dan lingkungan hidup, ekonomi syariah, pengembangan pengobatan herbal, pemanfaatan teknologi digital produktif, dan pemanfaatan energi baru terbarukan.


“Ada beberapa program yang bisa ditindaklanjuti dalam waktu dekat, khususnya soal penguatan organisasi. Oleh sebab itu saya meminta rekan-rekan menjalankan amanat ini dengan kerja sama yang baik, sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada di dalam organisasi,” ujarnya.
Sesuai dengan saran Ketua Komisi II DPR RI Yandri Susanto, agar LDII membantu mempercepat pembangunan dan mengurangi angka kemiskinan. Untuk itu, Dimo Tomo Sumito juga akan fokus pada program pemberdayaan ekonomi. Ia bertekad meningkatkan kinerja Usaha Bersama (UB), koperasi, Baitul Maal wa Tamwil (BMT), dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), agar punya daya saing dan tetap mengacu ke ekonomi syariah dalam transaksi. [kim/*]

Tangsel

LDII Tangsel Ikuti Dialog Virtual Tokoh Lintas Agama Banten…

Menteri Kooordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memaparkan, bahwa dalam peningkatan disiplin dan penegakan hukum di masa pandemi ini pemerintah menghadapi dua tantangan, yaitu dunia nyata dan tantangan dunia maya.

Hal ini dijelaskan Mahfud dalam dialog virtual Menko Polhukam, Menag, BNPB dengan alim ulama, pengasuh pondok pesantren, pimpinan organisasi masyarakat lintas agama dan Forkopimda se-Provinsi Banten, Sabtu (7/8/2021).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI, perwakilan BNPB, Wakil Gubernur Banten, Kapolda Banten, Irdam III Siliwangi, Forkopimda, FKUB Banten, tokoh lintas agama serta para pimpinan pondok pesantren se-Provinsi Banten.

Perwakilan LDII se-Provinsi Banten, termasuk Ketua DPD LDII Kota Tangerang Selatan Edy Iriyanto hadir dalam dialog virtual tersebut.

Pelanggaran di dunia nyata, kata Mahfud mencontohkan, seperti orang dengan sengaja merampas jenazah, orang tidak mau mengikuti protokol kesehatan covid dan sengaja berkerumun. “Semua ada pidananya, tapi kita sepakat di bidang Polhukam pengenaan hukum pidana itu merupakan ultimum remedium, yaitu tindakan terakhir setelah dilakukan langkah persuasif dan administratif,” papar Mahfud.

Selanjutnya, tantangan dunia maya yang dihadapi pemerintah dalam penegakan disiplin di masa pandemi adalah berupa hoax atau informasi palsu. Untuk itu, menurut Mahfud, di sini peran tokoh agama dibutuhkan agar suasana tenang terjadi di tengah masyarakat.

“Data hoax dari 23 Januari sampai dengan tanggal 6 Agustus 2021 sebanyak 1837 hoax. Dari 1837 itu 284 terkait vaksin, bahwa vaksin itu berbahaya dan macam-macam,” kata Mahfud sembari menjelaskan semua hoax itu menyebar dari berbagai platform media sosial.

Dalam kesempatan tersebut Mahfud MD juga menegaskan, pemerintah selalu mendengar dan menampung setiap kritik, saran dan masukan masyarakat khususnya terkait penanggulangan pandemi covid 19. “Kita bertemu hari ini untuk menampung aspirasi, untuk penyusunan kebijakan. Saya ingin banyak mendengar, kecuali nanti ada yang perlu saya tanggapi,” ujar Mahfud.

Paparan Mahfud MD disambut baik para tokoh agama yang hadir dalam kesempatan ini. Dari perwakilan PGI dan MUI menawarkan kontra narasi, PWNU intruksikan kepengurusan hingga tingkat ranting agar berperan serta bantu pemerintah, dan dari PW Muhammadiyah akan terus memberi pandangan-pandangan yang membangun.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua DPD LDII Kota Tangerang Selatan Edy Iriyanto menegaskan bahwa pihaknya selalu mewanti-wanti kepada setiap warga LDII se-Kota Tangerang Selatan agar selalu check & recheck, saring sebelum sharing setiap informasi yang diterima, agar tidak terjebak dalam penyebaran hoax.

Dalam penanganan Covid-19 ini LDII Kota Tangerang Selatan juga telah membentuk Satgas Penanganan Covid-19 dari tingkat DPD hingga PC (Pimpinan Cabang) dan PAC (Pimpinan Anak Cabang), DPD LDII Tangsel juga telah mengirimkan perwakilan untuk mengikuti pelatihan pemulasaraan jenazah pasien covid-19 yang diadakan pemerintah setempat. //**

 

Lintas Daerah

LDII Banten Berkunjung ke Tokoh Masyarakat dan Ulama

 

SERANG – Pengurus DPW LDII Provinsi Banten dalam rangka Idulfitri bersilaturahim dengan tokoh masyarakat dan Ulama Banten H.Embay Mulya Syarief. Pertemuan tersebut diadakan di kediaman H.Embay. Acara ini bertujuan memperkuat ukhuwah islamiah dan meminta arahan demi pembinaan umat.

Ketua DPW LDII Provinsi Banten H.Edwin Sumiroza datang bersama Sekretaris DPW LDII H.Dimo, Ketua DPD LDII Cilegon H Noor Yudono dan Dewan Penasehat H.Basyari. H. Embay Mulya Syarief yang juga merupakan salah satu pendiri Provinsi Banten yang multidimensional. Aktivitas H.Embay sebagai pengusaha, aktivis politik dan keagamaan, serta pengayom masyarakat Banten.

Dalam silaturahim ini, H.Embay berpesan untuk selalu menjaga keutuhan NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika serta tidak lupa akan budaya Banten.

Oleh: Rully Sapujagad (contributor) / Fachrizal Wicaksono (editor)